Sabtu, 23 Agustus 2014

Kabel NYY komponen instalasi listrik

Konstruksi Kabel NYY
Berikutnya, kabel jenis NYY sebagai salah satu komponen instalasi listrik. Berikut akan di uraikan sedikit mengenai kabel jenis ini, termasuk tabel KHA (Kemampuan Hantar Arus) kabel NYY.

Memiliki lapisan isolasi PVC (biasanya warna hitam), ada yang berinti 2, 3 atau 4. Kabel NYY dieprgunakan untuk instalasi tertanam (kabel tanah), dan memiliki lapisan isolasi yang lebih kuat dari kabel NYM (harganya lebih mahal dari NYM). Kabel NYY memiliki isolasi yang terbuat dari bahan yang tidak disukai tikus.




Dalam perencanaan instalasi listrik ini jenis kabel tanah yang digunakan adalah NYY. Pada prinsipnya susunan NYY ini sama dengan susunan NYM.Hanya tebal isolasi dan selubung luarnya, serta jenis kompon PVC yang digunakan, berbeda. Wama selubung luamya hitam. Untuk kabel tegangan rendah, tegangan nominalnya 0,6/1 kV, di mana 0,6 kV adalah tegangan nominal tcrhadap tanah dan I kV adalah tegangan nominal antar penghantar. Uratnya berjumlah satu sampai dengan lima. Luas penampang penghantamya dapat mencapai ukuran 240 mm atau lebih. Gambar konstruksi kabel NYY dapat di lihat di atas.

Untuk Kemampuan Hantar Arus (KHA) kabel NYY dapat di lihat pada tabel di bawah ini.


Tabel Kemampuan Hantar Arus (KHA) Kabel NYY

Keselamatan kerja pada penggunaan Alat Ukur Listrik

Alat listrik, sudah kita ketahui secara umum fungsi dan prinsip kerjanya dari posting sebelumnya. Kali ini akan membahas dari sisi keselamatan kerja saat penggunaan alat listrik tersebut.

- Jangan menggunakan Ohmmeter pada rangkaian hidup/live atau beraliran listrik.
    >> karena pada prinsipnya saat mengukur Ohm rangkaian akan di short, dan itu berbahaya bagi alat ukur maupun petugas pengukur.

- Jangan menggunakan Ammeter paralel dengan sumber daya
  >>karena akan ada beda potensial yang akan masuk ke Ammeter, sementara mengukur Ampere adalah dilakukan seri dengan rangkaian.



-Jangan membuat Ammeter/Voltmeter mengalami beban lebih
>>Walaupun saat ini ada fasilitas auto Range, namun biasakan untuk memastikan range/batas pengukuran Ampere ataupun Voltage, untuk kemanan pengukur dan alat ukurnya.

-Pastikan saat melakukan pengukuran, terminal yang digunakan tidak terhubung pendek atau sengaja dihubungkan ke tanah.
  >>Terutama saat pengukuran Voltmeter, karena akan menimbulkan short circuit, sangat berbahaya bagi pengukur maupun alat ukur.

-Periksa ujung colok alat ukur sebelum menggunakannya
>>Hal ini untuk memastikan tidak adanya kegagalan isolasi atau ada arus bocor.

-Hindari menyentuh colok atau ujung logam dari alat ukur
  >>terutama saat dilakukan pengukuran, karena mengurangi keakuratan hasil dan juga berbahaya bagi pengukur atau alat ukurnya.

-Pencarian kesalahan secara ONLINE/LIVE tidak dianjurkan untuk tegangan > 120 Volt
  >>Sebenarnya tegangan >30V atau arus 5mA sudah dianggap berbahaya, apalagi diatas 120V, usahakan selalu kerja aman, jika perlu power/tegangan dimatikan.

-Manfaatkan fungsi HOLD yang ada pada alat ukur, untuk daerah ukur yang sulit dan membahayan bagi pengukurnya.
>>Pada alat ukur biasanya dilengkapi fungsi HOLD, yang berfungsi memfreeze nilai saat diukur terakhir.

Masih banyak lagi hal-hal yang perlu kita perhatikan saat melakukan pengukuran listrik, karena bahayanya sangat besar. Penting sekali untuk kerja aman dilingkungan kerja maupun di rumah.

Semoga bermanfaat.

Jenis-jenis Lampu Pijar

Seperti yang sudah di tulis sebelumnya, ada 7 jenis lampu pijar jenis GLS (General Lamp Service) setelah lebih 1 abad semenjak di temukan. Kali ini akan di jelaskan sedikit mengenai jenis lampu tersebut, gambar dan penjelasannya.

A. Lampu Bohlam Bening


Bohlam Bening
Tabung gelasnya bening, tidak berlapis, sehingga dapat menghasilkan cahaya lebih tajam dibanding jenis lampu bohlam lainnya. Idealnya untuk penerangan tidak langsung, terutama dengan armatur tertutup dan lebih mementingkan cahaya terang.









B. Lampu Bohlam Buram



Bohlam Buram
Tabung gelasnya dibuat buram untuk menahan cahaya, sehingga tidak silau.








C. Lampu Berbentuk lilin
Bohlam Lilin
 Lampu jenis ini biasanya digunakan untuk lampu hiasan atau lampu dekorasi kristal pada ruang tamu.











D.  Lampu Argenta
Lampu Argenta
Tabung gelas bagian dalam dari lampu argenta dilapisi serbuk lembut cahaya, sehingga distribusi cahayanya merata, lembut dan tidak silau. Lampu argenta mempunyai efikasi yang sama dengan bohlam bening.










E. Lampu Superlux
Lampu Super lux
Lampu superlux merupakan perpaduan lampu bohlam bening dengan lampu argenta.
Tiga perempat dari tabung gelas dilapisi serbuk tembus cahaya yang dihasilkan lampu ini sebagian besar didistribusikan ke bawah.








F. Lampu Luster
Lampu Luster
Lampu ini biasanya digunakan untuk dekorasi, karena warnanya bermacam-macam, dayanya rendah dan bentuknya ada yang bulat dan ada yang berbentuk lilin.
 










G. Lampu Halogen
Lampu Halogen

Lampu Halogen dibuat untuk mengatasi masalah ukuran fisik dan struktur  pada  lampu  pijar  dalam  penggunaannya    sebagai    lampu    sorot, lampu projector, lampu projector film. Dalam  bidang-bidang  ini  diperlukan ukuran  lampu  yang  kecil  sehingga sistem pengendalian arah dan fokus cahaya dapat dilakukan lebih presisi. Lampu  halogen  bekerja  pada  suhu 2.800 C jauh lebih tinggi dari kerja

lampu pijar yang hanya 400 C, karena adanya tambahan gas halogen, seperti iodium oleh karena itu, walaupun lampu halogen termasuk jenis lampu pijar tetapi mempunyai efikasi sekitar 22 lumen/watt.




Cahaya lampu halogen dapat memunculkan warna asli  obyek  yang  terkena  cahaya,  karena  cahaya yang dihasilkan lampu halogen umumnya lebih terang dan lebih putih disbanding cahaya lampu pijar (pada daya yang sama) lampu halogen pada umumnya ukuran fisiknya kecil, rumit pembuatanya sehingga harganya relatif lebih mahal dibanding lampu pijar dan neon.


karakteristik Lampu Halogen
Anda suka model yang mana? tentu bisa digunakan sesuai fungsinya. Moga bermanfaat..

Simbol-simbol Instalasi Listrik

Selain memahami PUIL atau peraturan dan memiliki pengetahuan tentang peralatan instalasi, ahli listrik juga harus memiliki keahlian membaca gambar instalasi.Pada denah ini gambar instalasi yang akan dipasang menggunakan lambang yang berlaku. Pada Tabel di bawah, diperlihatkan simbol-simbol yang penting untuk instalasi listrik. Ukuran yang diberikan sebagai petunjuk pembuatan gambar instalasi.




Berikut tabel simbol listrik :


Tabel Simbol-simbol listrik